Powered By Blogger

Bersamamu

kebersamaan dalam tolong menolong dalam bermasyarakat terasa sebuah hal yang dirindui diera sekarang ini. Beragamnya pola manusia dan karakter yang sangat berbeda. Namun inilah keunikan yang ingin disatukan dalam hidup. Karena tanpa keharmonisan semua terasa berat dan akan menjamurnya pola hidup yg mementingkan diri sendiri. Perisrtiwa dan konflik berawal dari kecemburuan sosial, atau peristiwa yang dapat menyebabkan konflik bermunculannya masalah-masalah sosial dalam masyarakat sekarang ini dikarenakan pola pikir dan pandangan masyarakat sedikit bergeser. Tawuran, kerusuhan, demonstrasi yang anarkis saat ini terjadi yang kesemuanya ini sangat membutuhkan solusi yang baik.... 1. Tolong menolong 2. Peduli sesama 3. Saling memahami 4. Hilangkan kecemburuan Dan banyak sekali jalan terbaik yang mesti harus dipelajari dalam masyarakat untuk dapat mengerti tentang arti kebersamaan dan saling menjaga... Kapankah semua ini akan terus damaiiiii??

Lanjutkan

Kepada pemimpin yang baik dan selalu dipercaya oleh rakyat, semua permasalahan dan peraturan yg ada diserahkan sepenuhnya kepada pemimpin yang berwenang mengelolahnya sebagai rakyat jelata yg msh belum jelas dgn hal2 yg terjadi, tetap pada dukungan dan dipercayakan.
Banyak hal yg tidak dimengerti dan membuat bingung seolah-olah dibesar2kan dan dijadikan ajang kontes layaknya acara show yg berhadiah dan dapat menarik sponsor yg banyak saya tidak menyukai itu. Seolah2 rakyat sekarang dibodoh2i tapi kenyataannya rakyat tidak seperti 10 tahun yang lalu :hhhmmm capek dehh, bersambung..

बंजिर दान क्रिसिस


Banjir yang sering kita hadapi sekarang ini, merupakan banjir musiman dan telah lumrah dihadapi oleh masyarakat khususnya masyarakat kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. penyebab banjir ini dikarenakan meluapnya air dari sungai Musi yang disebabkan oleh musim penghujan. banjirpun merupakan krisis global bagi penduduk dikecamatan Babat Toman. kebanyakan dari pekerjaan masyarakat adalah karet. bila air naek (dalam) tidak bisa bekerja dan itulah krisinya.